Jumat, 27 Juli 2018
Macam-Macam Gangguan Pada Komunikasi Satelit
Dalam sistem komunikasi satelit juga terdapat berbagai macam gangguan yang disebabkan dari banyak hal, misalnya saja berasal dari perangkat itu sendiri ataupun dari luar perangkat. Dan juga bisa saja disebabkan karena factor alam. Berikut beberapa macam gangguan yang sering timbul dalam pengoperasian sistem komunikasi satelit :
- Gangguan retransmit, terjadi karena adanya carrier receive yang ditransmisikan kembali terjadi pada tingkat IF.
- Interferensi radio FM, interferensi yang dimunculkan oleh stasiun bumi yang terinduksi oleh frekuensi FM (88-108 MHz) dan ikut dipancarkan ke satelit.
- Intermodulasi, suatu gejala saling mempengaruhi antara beberapa sinyal pada sistem penguat. Dimana hal ini terjadi apabila penguat bekerja pada daerah non-linear dan perangkat diberi input lebih dari satu sinyal. Makin jauh keluar dari daerah daerah linier makin besar daya sinyal intermodulasi sehingga makin menganggu sinyal dasar.
- Sun Outage, kondisi yang terjadi pada saat bumi-satelit-matahari berada dalam satu garis lurus. Satelit yang mengorbit bumi secara geostationer pada garis orbit geosynchronous berada di garis equator atau khatulistiwa secara tetap nam mengalami dua kali sun outage setiap tahunnya.
Jenis Orbit Satelit
1. Geostationary Earth Orbit (GEO)
Orbit geostationary adalah orbit sinkron yang paling banyak digunakan. Periode roasi bumi pada sumbunya adalah 23 jam dan 56 menit, dan sebuah satelit dalam orbit geostationary yang bergerak menurut arah yang sama seperti rotasi bumi, akan menyelesaikan satu revolusi (putaran) pada sumbu bumi dalam waktu yang sama.
Satelit GEO mempunyai jarak sebesar 35786 Km dari permukaan bumi. Beberapa keuntungan satelit GEO adalah stasiun bumi tidak memerlukan alat pelacakan satelit, satu satelit dapat melayani
cakupan yang luas, umur satelit sekitar 15-18 tahun.
2. Medium Earth Orbit (MEO)
Medium Earth Orbit mempunyai cakupan area dari 10000 km sampa 20000 km. Konstelasi satelit ODYSSEYTM menyediakan TRW untuk pelayanan satelit secara mobile yang menggunakan 12 satelit pada ketinggian 10335 km (5600nmi) dengan periode 5.984 h. Tiap-tiap satelit mengitari bumi 4 kali perotasi bumi, empat satelit tersebut menempati kemiringan 55o.
3. Low Earth Orbit (LEO)
Orbit LEO merupakan jenis orbit eliptis. Kelebihan utamanya terletak pada lingkup daerah-daerah kutub yang dapat diberikannya. Ketinggian orbit LEO berkisar antara 750 sampai 1500 km. Orbit LEO yang merupakan orbit eliptis atau lingkaran satelit mempunyai ketinggian kurang dari 2000 km di atas permukaan bumi. Periode orbit pada ketinggian ini bervariasi antara sembilan puluh menit hingga dua jam.
MIMO
MIMO merupakan kependekan dari Multiple Input and Multiple Output. Dalam gelombang radio MIMO merupakan metode untuk melipatgandakan kapasitas dengan menggunakan banyak antena untuk mengirimkan dan menerima data. MIMO menjadi hal yang sangat penting dalam komunikasi wireless atau komunikasi nirkabel seperti
a. Wifi: IEEE 802.11n dan IEEE 802.11ac
b. Telekomunikasi: HSPA+, WIMAX dan LTE
a. Wifi: IEEE 802.11n dan IEEE 802.11ac
b. Telekomunikasi: HSPA+, WIMAX dan LTE
Dalam penerapannya pada jaringan wifi di kantor, kita melihat bahwa Access Point tipe N atau AC menggunakan lebih dari satu antena.
Pada https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f1/MIMO_with_building.png/220px-MIMO_with_building.png kita melihat gambar seperti berikut ini:

Pada https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f1/MIMO_with_building.png/220px-MIMO_with_building.png kita melihat gambar seperti berikut ini:
Pada penerapan pertama kali, MIMO memang berarti menggunakan banyak antena untuk melipatgandakan kapasitas.
Pada pengertian yang lebih maju, MIMO berarti kemampuan mengirimkan dan menerima banyak data secara bersamaan pada suatu channel.
Pada pengertian yang lebih maju, MIMO berarti kemampuan mengirimkan dan menerima banyak data secara bersamaan pada suatu channel.
Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM) merupakan sebuah teknik transmisi yang menggunakan beberapa frekuensi (multicarrier) di dalam satu saluran, di mana setiap frekuensi carriersaling tegak lurus (orthogonal). OFDM mengirimkan informasi secara paralel dengan dibagi menjadi paket yang kecil-kecil, sehingga dapat menghemat penggunaan bandwidth. Tiap sub-carrier pada OFDM disusun saling overlapping tanpa menimbulkan interferensi. Dengan menggunakan teknik overlapping ini dapat menghemat bandwidthkanal sampai dengan 50%.
Orthogonalitas
Pada teknik OFDM masing-masing sub-carrier tidak disebar berdasarkan bandwidth yang ada, tetapi sub-carrier tersebut disusun saling overlapping. Jarak antara sub-carrier disusun sedimikian rupa, sehingga antar sub-carrier akan saling orthogonal. Dalam tiap sub-carrier dibedakan dengan sebuah simbol dan masing-masing simbol saling orthogonal atau tidak saling mempengaruhi, sebuah simbol dikatakan orthogonal dengan yang lain jika faktor korelasinya adalah 0.
Pada pembahasan sebelumnya sudah disebutkan bahwa suatu sinyal orthogonal meskipun saling overlapping namun mereka tidak saling menimbulkan interferensi. Dari gambar 2 di atas new balance shoes clearance, jika ditarik garis lurus maka nilai puncak dari suatu sub-carrier akan terhubung dengan nilai minimum dari sub-carrieryang ada disebelahnya sehingga tiap-tiap sub-carrier tidak berkolerasi sehingga tidak menimbulkan interferensi.
Sistem OFDM
Pada bagian pengirim (transmitter), informasi atau data yang akan dikirim semula berbentuk serial kemudian dalam OFDM diubah menjadi paralel kemudian dimodulasi. Sinyal yang telah dimodulasi kemudian masuk ke dalam IFFT (Inverse Fast Fourier Transform) untuk membuat frekuensi data saling orthogonal atau dengan kata lain IFFT berfungsi sebagai pemuat simbol OFDM. Setelah itu ditambahkan cyclic prefix sebagai pemisah frekuensi pembawa yang saling tumpang tindih. Cyclic Prefix merupakan salinan dari bagian akhir simbol OFDM yang ditambahkan pada awal simbol. Dengan menggunakan cyclic prefix akan mengurangi ISI (inter-symbol interference) dan ICI (inter-carrier interference). Setelah ditambahkan cyclic prefix, kemudian diubah lagi ke dalam bentuk serial setelah itu sinyal dikirim.
Sinyal yang keluar dari transmitter berupa sinyal yang saling overlapping sehingga dapat menghemat bandwidth. Pada OFDM kondisi overlapping ini tidak menimbulkan interferensi antar kanal.
Pada bagian penerima (receiver), sinyal diubah dari serial ke paralel kemudian dilakukan pelepasan cyclic prefix untuk mendapatkan simbol yang asli kembali. Kemudian masuk ke dalam FFT (Fast Fourier Transform). FFT berfungsi sebagai pengurai simbol OFDM yaitu memisahkan antara frekuensi carrier dengan simbol OFDM jordan spiz ike. Setelah itu sinyal didemodulasi dan sebelum diterima kembali dalam bentuk informasi, sinyal diubah terlebih dahulu dari paralel ke serial.
Kelebihan dan Kekurangan OFDM
Kelebihan yang didapat dengan menggunakan teknik OFDM antara lain adalah :
- Efisien dalam pemakaian frekuensi.
OFDM merupakan salah satu jenis multicarrier (FDM) tetapi memiliki pemakaian frekuensi yang lebih efisien. Pada OFDM overlapping antar frekuensi yang bersebelahan diperbolehkan karena masing-masing sudah saling orthogonal.
- Tahan terhadap frequency selective fading.
Frequency selective fading merupakan keadaan dimana bandwidth channel lebih sempit daripada bandwidth transmisi yang mengakibatkan melemahnya daya terima secara tidak seragam pada beberapa frekuensi tertentu. Meskipurn jalur komunikasi OFDM memiliki karakteristik frequency selective fading tetapi tiap sub-carrier dari sistem OFDM hanya mengalami pelemahan daya terima secara seragam (flat fading) yang lebih mudah dikendalikan new balance trainers. Dengan kata lain OFDM dapat mengubah frequency selective fading menjadi flat fading.
- Tidak sensitif terhadap sinyal tunda.
Kecepatan transmisi yang rendah pada setiap sub-carrier menjadikan periode simbol menjadi lebih panjang sehingga kesensitifan sistem terhadap delay spread menjadi relatif berkurang. Delay spreadmerupakan penyebaran sinyal-sinyal yang datang terlambat.
- Mengurangi ISI (inter-symbol interference) dan ICI (inter-carrier interference) yang biasa menjadi kendala pada saat transmisi.
ISI dan ICI pada sistem OFDM dapat dihilangkan dengan menambahkan guard interval atau yang disebut Cyclic Prefix (CP). Dengan penambahan CP tersebut maka interferensi simbol hanya terjadi pada sisi cyclic prefix-nya saja. Efek tersebut dapat dihilangkan saat dilakukan sinkronisasi waktu pada FFT dengan cara menghilangkan CP yang mengalami interferensi.
Kekurangan yang didapat dengan menggunakan teknik OFDM antara lain adalah :
- Sensitif terhadap carrier frequency offset.
Sistem OFDM memiliki sensitivitas pada error frekuensi yang diakibatkan oleh perbedaan frekuensi pada penerima. Perbedaan ini diakibatkan karena adanya pergeseran frekuensi akibat efek Doppler atau efek pergeseran dan karena pengaruh ICI yang terjadi antar sub-carrier.
- Mudah terkontaminasi oleh distorsi nonlinear.
Teknologi OFDM adalah sebuah sistem modulasi yang menggunakan multi-frequency dan multi-amplitudo, sehingga sistem ini mudah terkontaminasi oleh distorsi nonlinear yang terjadi pada amplifier dari daya transmisi.
- Sulit untuk sinkronisasi sinyal.
Untuk menentukan start point memilai operasi FFT pada stasiun penerima relatif sulit.
- Mengalami rugi daya akibat penambahan cyclic prefic.
- Memiliki PAPR yang tinggi.
Dengan nilai PAPR yang tinggi, dibutuhkan power amplifier dengan linearitas yang tinggi pula.
- Peak to Average Ratio (PAPR)
PAPR merupakan perbandingan antara daya puncak dengan daya rata-rata sinyal yang diterima.
PAPR dapat menghasilkan nilai puncak sinyal yang sangat besar karena modulasi masing-masing sub-carrier dilakukan dengan frekuensi yang berbeda-beda sehingga akan muncul amplitudo yang jauh lebih besar dari daya sinya where to buy cheap real jordansl.
Semakin kecil nilai PARP akan semakin baik karena nilai PAPR yang besar dapat menyebabkan intermodulasi atau adanya frekuensi baru pada sinyal yang akan ditransmisikan. Intermodulsi tersebut akan menyebabkan terjadinya interferensi antar sub-carrier dan terjadinya pelebaran spektral dari keseluruhan sinyal.
CDMA DAN GSM
Pada zaman sekarang ini dimana teknologi sudah berkembang dengan pesat dan minat masyarakat yang cukup tinggi pada dunia telekomunikasi seluler, membuat kita sering mendengar beberapa istilah dari sinyal jaringan internet.
Sebut saja seperti istilah GSM dan CDMA. Dari dua istilah tersebut, apabila anda disuruh memilih, banyak dari anda yang pasti lebih memilih GSM. Pertanyaannya adalah apakah Pengertian, Perbedaan, Kelebihan serta Kekurangan dari Jaringan GSM dan CDMA? Nah, untuk tahu lebih lanjutnya, mari kita simak informasi dibawah ini.
Pengertian Jaringan GSM dan CDMA
Sebelum berbicara lebih jauh mengenai kelebihan dan kekurangan sinyal GSM dan CDMA dalam jaringan internet, maka akan lebih baik jika kita mengupas terlebih dahulu mengenai apakah sebenarnya arti kepanjangan dari sinyal jaringan GSM dan CDMA itu sendiri.
Sebelum berbicara lebih jauh mengenai kelebihan dan kekurangan sinyal GSM dan CDMA dalam jaringan internet, maka akan lebih baik jika kita mengupas terlebih dahulu mengenai apakah sebenarnya arti kepanjangan dari sinyal jaringan GSM dan CDMA itu sendiri.
GSM merupakan kepanjangan dari Global System for Mobile. Ini merupakan sebuah jaringan komunikasi yang dapat bekerja dengan mengirimkan data pada sebuah slot waktu tertentu. Kemudian hal ini akan membentuk jalur untuk setiap sambungan yang ada dengan timeslot atau rentang paket waktu yang sangat cepat. Metode yang digunakan untuk pengiriman data pada GSM adalah TDMA atau Time Division Multiple Access. Metode ini menggunakan waktu sebagai sebuah perantara untuk akses. Jika waktu ini telah digunakan oleh seorang user atau pengguna, maka pengguna lain pun tidak akan dapat mengaksesnya.
Sedangkan CDMA kepanjangan dari Code Division Multiple Access adalah sebuah cara komunikasi yang mengirimkan data dengan bentuk kode yang unik. Kode unik inilah yang nantinya akan melakukan pengaturan pada paket data yang akan dikirim. Untuk dapat memahami dengan cara yang mudah, CDMA ini seperti sebuah kapal terbang yang ditumpangi oleh banyak orang yang memiliki kode, identitas dan tiket yang berbeda. Jika mereka ingin melakukan sebuah koneksi, maka kode ini akan membuat akses yang berbeda untuk setiap orang sehingga pengguna akan dengan bebas berkomunikasi dengan orang lain.

Kini setelah mengetahui arti dari GSM dan CDMA, maka selanjutnya penting bagi kita untuk mengetahui apakah kelebihan dan kekurangan dari sinyal GSM dan CDMA dalam jaringan internet supaya anda lebih mudah untuk memilih salah satunya.
Kelebihan dan Kekurangan GSM
Kita mulai dari GSM, kelebihan dari GSM adalah:
Kita mulai dari GSM, kelebihan dari GSM adalah:
- Sinyal yang ada atau dimiliki oleh GSM biasanya lebih stabil dan juga kuat serta memiliki jaringan yang lebih luas di Indonesia.
- Tersedia lebih banyak pilihan provider di Indonesia.
- Jaringan GSM memiliki kualitas suara yang lebih jelas serta lebih jernih saat terjadi sebuah koneksi.
Selain beberapa kelebihan tersebut, Jaringan GSM juga memiliki beberapa kekurangan. Beberapa kekurangan tersebut adalah:
- Terdapat kode dan juga digunakan secara bergantian
- Informasi yang ada pada jaringan GSM mudah diketahui atau mudah disadap oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.
- Sistem informasi yang terdapat dalam jaringan GSM mudah bocor.
- Biasanya jaringan GSM memiliki tarif atau harga yang cenderung lebih mahal.
Kelebihan dan Kekurangan CDMA
Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan GSM seperti yang telah dijelaskan di atas, maka tidak lengkap jika kita tidak meninjau mengenai CDMA.
Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan GSM seperti yang telah dijelaskan di atas, maka tidak lengkap jika kita tidak meninjau mengenai CDMA.
Kelebihan CDMA adalah:
- Biaya atau tarif untuk melakukan komunikasi dan data biasanya lebih murah
- Memiliki sistem keamanan yang lebih baik
- Produk CDMA, missal Handphone CDMA, memiliki harga yang jauh lebih terjangkau.
Sementara itu, kekurangan dari CDMA adalah:
- Kualitas suara yang dimiliki CDMA biasanya kurang baik
- Karena digunakan secara multy, biasanya dalam berkomunikasi akan sering mengalami gangguan atau kurang lancar
- Sinya dan jaringannya pun masih terbatas. Biasanya hanya terdapat pada kota-kota besar di Indonesia.
Itulah informasi pengertian, kelebihan serta kekurangan sinyal GSM dan juga CDMA dalam Jaringan dan Internet. Pada umumnya, kita dapat memilih operator jaringan yang akan kita gunakan, sesuai dengan kebutuhan kita. Setiap jaringan memilikki kelebihan dan kelemahan masing-masing.
Duplexing
Duplexing adalah melakukan komunikasi 2 arah(Tx dan Rx). Teknik Duplexing digunakan untuk memisahkan jalur uplink dan downlik. Metode duplexing terdiri atas:
- FDD : Frekuensi Division Duplex
- TDD : Time Division Duplex
Konsep uplink dan downlik.
Jarak antara frekuensi kirim dan terima disebut “Frekuensi Duplex Spasing” sedangkan jarak antara waktu terima dan waktu kirim disebut “Time Duplex Spasing”
Perbandingan antara FDD dan TDD:
- pada TDD terdapat delay sedangkan pada FDD boros penggunaan frekuensi
- pada TDD hanya butuh 1 frekuensi sedangkan pada FDD membutuhkan sepasang frekuensi(untuk forward & reverse)
Jenis-jenis multiples access:
- Contentionless (Schedulling)
- Contention (Random Access)
- Hybrid
TDMA:
Kelebihan : sederhana, tidak perlu network timing
Masalah : derau dan sulit pengalokasian kanal.
Langganan:
Postingan (Atom)
